Warga Lamongan Kesulitan BBM

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan  Pembatasan bahan bakar premium, dan solar bersubsidi yang diberlakukan Pertamina, menyebabkan sejumlah SPBU di Lamongan, Jawa Timur kehabisan stok. Akibatnya warga setempat mulai kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis premium maupun solar.

Dari pantauan di sejumlah SPBU di sepanjang jalan nasional Babat-Lamongan, sekitar pukul 08.30 pagi hingga siang hari sudah tidak melayani pembelian premium, dan solar bersubsidi. Di pintu masuk SPBU terpasang papan bertuliskan Maaf Premium Habis.

“ Sudah habis sejak pagi tadi, menunggu kiriman lagi dari Pertamina,“ ujar petugas SPBU Sukodadi, Bagus, Rabu (27/8/2014).

Menurut salah satu petugas SPBU di Babat, Minto, sejak lima hari terakhir Pertamina membatasi pembelian BBM jenis premium dan solar. “Kuotanya dipangkas hingga 40 persen sehingga menjelang siang sudah habis, “ tuturnya.

Dalam kondisi normal biasanya setiap hari Pertamina mengirimkan premium 24 ribu liter dan solar 24 ribu liter. Namun kini hanya dilayani 16 ribu liter.

Para pengemudi kendaraan yang hendak mengisi BBM di sejumlah SPBU harus kecewa karena tidak bisa mendapatkan bahan bakar. “Mau ngisi premium mas tapi sudah habis,” ujar salah satu pengendara motor, Sodikin, kecewa. (tok)

Baca Juga :   K3S Disarankan Lebih Terbuka

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *