SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – PT Pertamina (Persero) meminta kepada pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) segera menambah Delivery Order (DO) pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, dan Solar bersubsidi.
Permintaan itu menyusul mulai dicabutnya kebijakan pembatasan BBM subsidi. Dengan begitu SPBU sudah bisa meminta pasokan normal supaya tidak ada lagi antrian yang dilakukan masyarakat.
“Kita meminta kepada SPBU untuk melakukan penambahan DO,†jelas Assistant Manager External Relation Marketing Operation Region V (MOR V) Pertamina, Heppy Wulsansari.
Pihaknya berharap situasi pembelian BBM bersubsidi kembali pulih di tengah masyarakat. Harapannya satu sampai dua hari mendatang antrian di SPBU sudah tidak terjadi lagi.
“Kita meminta masyarakat tidak panik, dengan normalisasi ini kami berharap satu sampai dua hari kedepan situasi sudah pulih dan tidak ada antrian,†terang Heppy.
Kepada pemilik SPBU, dia meminta, supaya melakukan pengawasan, dan pemantauan pembelian jirigen tanpa adanya surat rekomendasi. Pertamina juga meminta SPBU melakukan kordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan ini.
Diketahui, sampai hari Kamis (28/8/2014) sore, pemandangan antrian panjang pembelian BBM, baik itu jenis Solar ataupun Premium bersubsidi masih terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Tuban. Beberapa SPBU, seperti SPBU Manunggal dan SPBU Gerdu Laut yang sudah mempunyai pasokan langsung diserbu para konsumen. Terbanyak mereka menggunakan jerigen untuk pembelian BBM subsidi ini.(edp)