SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabuaten Blora, Jawa Tengah, akan menggarap sumur minyak tua di wilayahnya untuk dijadikan kawasan wisata. Hal itu dilakukan mengingat banyaknya sumur minyak tua di wilayah Blora.
Kepala Bidang Pariwisata DPPKKI Blora, Sugiyanto, menjelaskan, sumur tua akan dijadikan satu paket wisata edukasi. Namun begitu tidak semua sumur tua akan dijadikan kawasan wisata,
“Kami  khususkan yang dikelola masyarakat, karena tidak perlu ijin yang berbelit,†katanya Jum’at (29/8/2014)
Ia menjelaskan, sumur minyak tua yang rencananya akan digarap adalah milik masyarakat Samin di Kecamatan Sambong. “Karena nanti lingkungan Samin di Kecamatan Sambong akan menjadi target Desa Wisata,†tegas dia.
Namun begitu, lanjut Sugiyanto, desa lain tidak menutup kemungkinan akan menjadi sasaran desa wisata sumur tua. “Disamping anak-anak berwisata, juga bisa belajar mengenai sumur tua,†ujarnya.
Sebelumnya, Camat Sambong, Sudharmono, menggagas akan menjadikan Sumur Tua menjadi wisata geologi. Menurutnya, jika keberadaan sumur minyak tua tersebut benar-benar digarap dengan serius oleh Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan mampu mendatangkan wisatawan sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD).
“Dipastikan juga akan memberikan multiplier effect, seperti peluang usaha jasa di sekitar lokasi pemboran yang bisa ditangkap warga sekitar,” katanya
Untuk diketahui, di Sambong sendiri terdapat 352 titik sumur tua. Dari jumlah itu 65 persennya digarap warga secara tradisonal. Mereka tergabung dalam paguyuban penambang yang berada di Desa Ledok. Selain di Desa Ledok, juga ada satu sumur minyak tua yang dikeramatkan oleh warga setempat. Dalam waktu tertentu, warga setempat mengadakan syukuran di sumur yang di sebut Sumur Magung.(ams)