SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya lahan yang akan dibebaskan untuk kepentingan proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) di Desa Dolokgede, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah dimulai dilakukan pematokan oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) sejak seminggu lalu. Pematokan ini sebagai tanda pembatas antara lahan yang akan dibebaskan dan tidak terkena pembebasan.
“PEPC sudah melakukan pemasangan patok pembatas lahan yang akan dibebaskan untuk jalur pipa gas J-TB, senin (25/08/2014), Mas,” kata Kepala Desa (Kades) Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu kepada suarabanyuurip.com, Minggu (31/08/2014).
Menurut Nunuk, meski belum dilakukan pengukuran, namun dengan telah dilakukannya pemasangan pematok pembatas tersebut menjadi dasar pembebasan lahan J-TB akan segera dilakukan.
“Saya yakin setelah PEPC memasangan tanda pembatas, giliran Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan segera melakukan pengukuran lahan. Kita tunggu saja lah proses selanjutnya, Mas,” ujar Nunuk . Â
Relation Manager PEPC, Abdul Malik, ketika dikonfirmasi terkait dengan kejelasan pemasangan patok pembatas dan pengukuran lahan untuk proyek unitisasi J-TB, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.
Sekedar diketahui, lokasi sumur gas Jambaran tersebut berada di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. Sedangkan, untuk TBR berada di wilayah Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa-Timur. (sam)