Muspika Babat Pantau Yayasan Al-Khafi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Muspika Kecamatan Babat mensinyalir adanya kegiatan menyimpang yang dilakukan Yayasan Al Khafi di Jalan Gilang Baru Gang 3 Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Menurut Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Babat, Cucuk Subagiyana,  Yayasan tersebut memiliki kegiatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Namun selain taman bacaan juga terdapat kegiatan di ruangan khusus yang diduga mengajarkan kegiatan menyimpang karena aktifitasnya berlangsung sore hingga malam hari sekitar pukul 21.00 WIB dengan anggota sekira 20 orang yang semuanya merupakan pelajar SMA/sederajat.

“Kita terus memantaunya. Karena dari laporan masyarakat disinyalir yayasan ini menyiarkan ajaran yang menyimpang dari syariat Islam,“ kata Cucuk kepada suarabanyuurip.com, Senin (1/9/2014).

Untuk mengantisipasi masuknya anggota baru, tadi pagi Muspika Babat mendatangi SMA Negeri Babat guna memberikan penyuluhan  kepada para siswa agar tidak ikut dalam kegiatan yang ditengarai menyimpang dari norma agama tersebut.

Cucuk sendiri telah menugaskan dua anggotanya untuk melihat langsung Yayasan Al-Khafi. Menurut petugas Trantibum Babat, Wahyu yang mendatangi lokasi, saat didatangi pemilik Yayasan Al-Khafi bernama Winarti cenderung menutup diri.

Baca Juga :   Mediasi Gagal, Pengacara Tuding Bupati Bojonegoro Tak Punya Itikad Baik

“Dia tidak mau menjawab dan menjelaskan saat ditanya kegiatan keagamaan yang dilakukan kepada para pelajar, “ sambung Wahyu.

Namun dari pemeriksaan yang dilakukan, Yayasan Al-Khafi di Babat itu merupakan anak cabang dari Yayasan serupa di wilayah Dapur, Lamongan Kota. Yayasan itu memiliki surat ijin resmi yang lengkap.

“Diruangan depan terdapat buku-buku bacaan. Namun ada beberapa ruangan yang tertutup rapat,” tegas dia.

Camat Babat, Fadheli Purwanto dikonfirmasi terpisah menyatakan, akan terus memantau perkembangan kegiatan Yayasan Al-Khafi. “Kalau memang terbukti menyimpang tentunya akan ditutup,” tandas Fadheli.

Hingga berita ini di tulis, suarabanyuurip.com belum mendapatkan konfirmasi langsung pimpinan Yayasan Al-Khafi Winarti.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *