Pertamina Maksimalkan Sumber Migas Blora

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

 Blora – PT Pertamina terus mengembangkan eksplorasi migas di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Dipilihnya wilayah tersebut, karena Blora memiliki cadangan besar sehingga sangat berpotensi meningkatkan produksi migas  Indonesia.

 Direktur Hulu PT Pertamina, Muhammad Husen mengungkapkan, saat ini beberapa lapangan Migas di Blora dalam masa pengembangan. Salah satunya adalah Blok Alas Dara Kemuning (ADK) yang saat ini kerjakan oleh PEC ADK.

“Wilayah Blora sangat strategis bagi Pertamina. Siapa tahu setelah ekplorasi di Alas Dara Kemuning akan banyak lagi ditemukan sumur-sumur baru,” kata Muhammad Husen kepada suarabanyuurip.com, Senin (1/9/2014).

Menurutnya, eksplorasi di Blora merupakan proyek besar bagi Pertamina, selain di Kabupaten Luwu Sumatra yang kaya akan kandungan Migas. Selain itu pemboran ini sekaligus sebagai harapan baru sambil menunggu Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang tahun depan diharapkan bisa berproduksi puncak.

 Husen mengemukakan,  di Blora banyak sumur-sumur yang potensial untuk dikembangkan, sehingga dengan pemboran yang dilakukan inilah nantinya bisa menutup kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional yang masih minus. 

Baca Juga :   Inilah 7 Perusahaan Pemenang Pekerjaan Masa Produksi

“Seperti diketahui, cikal bakal dari Blok Cepu adalah Blora meskipun saat ini yang digarap Banyuurip berada di Bojonegoro. Jadi cadangan minyak di Blora mulai hari ini harus kita perhatikan,” tandasnya. 

Husen sangat berharap agar Lapangan ADK bisa menghasilkan sesuatu, Sebab dari lima sumur yang ada, setiap sumur diperkirakan mampu menghasilkan minyak 1.000 barel/perhari. 

“Dengan demikian maka akan menambah cadangan minyak mentah bagi Indonesia,” tegas Husen. 

Ia mengungkapkan,. eksplorasi yang dilakukan di Kabupaten Blora masih terdapat hambatan terkait perijinan dan anggran yang cukup besar.  Sementara itu Bupati Blora, Djoko Nugroho, berjanji akan membantu sepenuhnya kegiatan migas di daerahnya, termasuk perijinan agar semua berjalan lancar.

“Proyek itu tidak hanya untuk kepentingan bangsa tetapi juga kepentingan masyarakat Blora, karenan nantinya juga akan bisa menambah PAD bagi Blora,” sambung Djoko.

Kokok – panggilan akrab Bupati Blora menjelaskan, bahwa di Blora ada banyak lapangan sumur migas di beberapa wilayah yang selama ini baru beberapa saja yang di eksplorasi. “Khususnya Cepu, Kedungtuban, Jiken, Jepon, Kradenan, Randublatung, Jati, Kunduran, Todanan, Japah dan Ngawen,” katanya.  (ams)

Baca Juga :   Tim Amdal Kilang Tuban Survei Sembilan Desa

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *