SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Dinas Perindustrian Perdaganagan Koperasi d an UMKM (Disperindagkop &UMKM) Blora, Jawa Tengah mengklaim kuota pupuk bersubsidi di wilayahnya masih aman untuk tahun 2014 ini. Namun di beberapa wilayah di sana masih ditemui kelangkaan pupuk bersubsidi.Â
Kelangkaan pupuk ini dikhawatirkan akan menyulitkan petani untuk melakukan musim tanam. sebab pada Oktober mendatang petani di Blora akan memasuki musim tanam.
“Mudah-mudahan musim tanam nanti tidak serentak,†kata  Kepala Disperindagkop&UMKM Blora, Maskur, Rabu (3/9/2014).
Dia mengkalaim, bahwa kuota pupuk bersubsidi masih aman untuk kebutuhan para petani. “Sampai Desember nanti kuota dipatikan masih aman,†tegasnya. Dia juga berpesan, untuk para distributor pupuk bersubsidi untuk tetap menjaga pasokan pupuk agar tidak terjadi kelangkaan.
Namun apa yang diungkapkan Maskur, berbeda dengan kondisi petani yang berada di Kecamatan Bogorejo. Di wilayah setempat, Â sampai saat ini masih mengaalami kelangkaan pupuk.
“Di desa kami, pupuk masih belum bisa tercukupi. Setelah kami tanyakan kepada pengecer, ternyata jatah  pupuk untuk tahun 2014 sudah habis,†kata Sarji, Anggota Kelompok Tani Desa Jeruk, Kecamatan Bogorejo.
Dia mengkau khawatir, jika pada musim tanam yang akan datang, sudah tidak ada jatah pupuk bersubsidi lagi bagi petani. “Kalau jatah pupuk kami habis, apa yang harus kami lakukan,†pungkasnya.(ams)