Berharap Operator Migas Ikut Rapikan Makam Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Bojonegoro, Jawa Timur, Nurul Azizah, berharap, keberadaan operator migas seperti Mobil Cepu Limited (MCL), Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java, dan Pertamina EP Asset IV turut mendukung program pemerintah untuk mejadikan areal pemakaman menjadi taman.

“Karena di sekitar area pengeboran migas pasti terdapat makam warga yang bisa disulap menjadi taman,” kata Nurul kepada suarabanyuurip.com, Kamis (4/9/2014).

Dia mengatakan, untuk melakukan perbaikan taman makam memakan anggaran antara Rp 94 juta sampai dengan Rp 100 juta. Karena itu, apabila masing-masing operator mau mengimplementasikan program CSR nya pada kegiatan tersebut, tentu sangat membantu pemerintah dan masyarakat sekitar.

“Selain merubah makam menjadi taman, juga bisa menciptakan pagar hidup dan membudidayakan bunga kamboja di dalamnya,” tandas mantan Camat Kalitidu ini.

Dia mengatakan, untuk tahun ini Pemkab baru merealisasikan makam menjadi taman pada tiga lokasi yakni Makam Buyut Dalem di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bojonegoro, makam di Pondok Pesantren Al Rosyid Desa Sumbertalseh, Kecamatan Dander, dan makam umum di Desa Sumberjo, Kecamatan Sumberjo.

Baca Juga :   PLTS Solusi Lamongan Bersih Sampah

“Untuk di desa Sumberjo ini menjadi penghasil bunga Kamboja yang laris dijual, jadi akan kami kembangkan,” tukasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *