Naker Mulai Sepi, Omset Warung Turun

SuaraBanyuurip.com - 

Blora – Menjelang berakhirnya proyek central processing plant (CPP) Gundih oleh Pertamina Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, telah diikuti dengan pengurangan tenaga kerja lokal karena menurunya aktifitas pekerjaan konstruksi. Dampaknya, sejumlah warung makanan dan minuman di sekitarnya juga kian sepi, bahkan omsetnya menurun.

Nina (46), salah satu pemilik warung makanan yang berada di seberang jalan perkantoran CPP Gundih, mengaku, pelanggannya mulai menurun drastis seiring berkurangnya aktifitas proyek. Akibatnya pendapatan yang dia peroleh juga menurun drastis.

“Sekarang sepi, Mas. Seratus orang aja entah ada atau tidak,” kata Nina ketika ditemui di warungnya, Kamis (4/9/2014).

“Bisa dapat lima ratus ribu aja ngoyo, Mas,” lanjut wanita yang sebelumnya bekerja di Jakarta ini.

Nina menceritakan, pada saat konstruksi masih berlangsung, banyak pelanggannya yang sebagian besar tenaga proyek makan di warungnya. Dalam sehari Ia bisa  memperoleh penghasilan Rp1.500.000. 

“Rata-rata yang jajan ke sini pekerja proyek. Kalau dari masyarakat umum jarang sekali,” kata wanita yang belum setahun membuka warung ini.

Baca Juga :   Negoisasi Lahan Blok Cepu Mentok

Namun saat ini kondisinya berbeda jauh. Proyek yang sempat menyerap tenaga kerja ribuan itu telah mengurangi pekerjanya.

Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni, mengakui jika saat ini pekerja proyek sudah mulai sepi lantaran proyek sebentar lagi akan selesai.

“Sekarang ini memang sudah mulai sepi, seratus orang mungkin tidak ada. Itu pun inklud tenaga skill dengan kontrak panjang,” sambung Zaki dikonfirmasi terpisah.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *