SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Bagi pengendara yang bermaksud melintas di jalur penghubung antara Kecamatan Montong dengan wilayah Kecamatan Merakurak dan wilayah kota Tuban, Jawa Timur, patut waspada dengan proyek perluasan jalan dan pembuatan drainase di wilayah setempat.
Sebab jalan poros kecamatan itu saat ini sedang dilakukan perbaikan. Perbaikan jalan sekarang ini berada di wilayah Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak dan sebagian berada di Desa Talun, Kecamatan Montong.
Pantauan suarabanyuurip.com di lokasi perbaikan, Sabtu (6/9/2014), hari ini, terlihat banyak lubang yang sengaja digali di sisi jalan untuk saluran air. Pengendara hendaknya mewaspadai keberadaan galian ini karena cukup curam dan berhimpitan langsung dengan badan jalan.
“Galiannya cukup dalam, untuk drainase karena biasanya di jalan ini karena tanah mudah sekali naik ke jalan ketika hujan,” kata Indah (27), warga setempat.
Pengendara juga harus mewaspadai keberadaan material yang belum sepenuhnya bersih. Campuran kerikil dan pasir cukup licin bagi kendaraan yang melintas, ditambah keberadaan tanah bekas galian yang menutup sebagian besar badan jalan.
“Tanah bekas galian juga masih banyak dan menutupi nyaris separuh badan jalan,” kata Lucki, pengendara lain yang kebetulan melintas di jalan yang sama.
Warga berharap, proyek pelebaran dan drainase di tempat tersebut bisa rampung sebelum musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada bulan Oktober mendatang.
“Kalau tidak selesai pas hujan, bisa dibayangkan campuran material dan tanah bekas galian ini akan bercampur air bisa sangat licin,” tandasnya.
Diketahui, jalur ini merupakan salah satu jalur utama yang menjadi penghubung antara Kecamatan Montong dan sejumlah kecamatan yang ada di sisi barat Kabupaten Tuban dengan wilayah perkotaan. Selama ini, jalur ini memang rawan terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang sempit, berkelok, dan licin ketika musim hujan.(edp)