SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kerja sama operasi (KSO) Pertamina EP, Banyubang Blora Energi (BEE) pada tahun pertama ini akan melakukan work over sumur BNG P-1 dan BNG-P3 yang terletak di wilayah Perantaan, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang dilaksanakan bulan September ini.
“Tanggal 20 Oktober rig akan masuk lokasi dan terget kita pada bulan oktober bisa produksi,†kata Genaeral Manajer PT BBE, Muhammad Damsuki dalam sosialisasi di Balai Desa Perantakan Rabu (10/9/2014) lalu.Â
Sosialisasi ini merupakan merupakan tindak lanjut dari sosialisasi di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora, beberapa waktu lalu. Hadir pada Kesempatan itu, warga desa ring 1 yang meliputi Desa Perantaan, Kecamatan Bogorejo, dan warga Desa pengga, Desa Tempel, Lemahbang, Kecamatan Jepon. Selain itu Dinas ESDM, Dinas PU, BLH, Jajaran Muspika Kecamatan Bogorejo dan Kecamatan Jepon.
Damsuki berharap, dengan beroperasinya satu-satunya KSO milik BUMD itu dapat berhasil dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Blora. “Mudah-mudahan ada hasil yang bisa dinikmati dan meningkatkan PAD Blora,†tegas Damsuki.
Bupati Blora, Djoko Nugroho, menyambut baik dengan langkah yang dilakukan BBE. Menurut dia, dengan beroperasinya KSO di Blora, termasuk BBE, diharapkan dapat membawa kesejahteraan masyarakat Blora.
“Bagaimanapun caranya masyarakat Blora harus sejahtera dengan Migas,†sambung Djoko yang biasa disapa Kokok ini.Â
Kokok menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan  itu dengan sebaik-baiknya, supaya mereka bisa maju. “Semua kegiatan yang bisa dikerjakan masyarakat lokal saya minta untuk diberikan kepada masyarakat sekitar. Seperti pengadaan tangki dan katering,” pesan dia.(ams)