SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Warga Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai kesulitan mendapatkan air bersih pada musim kemarau tahun ini.
Warga ring 1 pemboran Lapangan Migas Sukowati itu mengancam akan menggelar demo untuk dapat memperoleh bantuan air bersih dari operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) ataupun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pemerintah kabupaten setempat.
Yani (45), salah satu warga Dusun Plosolanang, RT 22, mengaku, sudah kesulitan mendapatkan air bersih sejak seminggu terakhir. Sebelumnya warga, lanjut Yani, sudah mengajukan bantuan air bersih ke JOBP-PEJ dan operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL), namun yang mendapat bantuan torn air bersih adalah warga dari RT 22.
“Kok malah semuanya dapat, RT kami saja yang tidak dapat,” kata dia kepada suarabanyuurip.com, Kamis (11/9/2014).
Ibu dua anak ini menyatakan, bersama ibu-ibu lainnya akan melakukan aksi demo ke pihak desa apabila sampai besok belum mendapatkan bantuan air bersih. Karena setiap musim kemarau tiba, selalu mendapatkan bantuan air bersih dari JOB P-PEJ maupun Pemkab setempat.
“Setiap harinya kami harus mengambil air dengan menggunakan ember dari rumah warga yang airnya banyak,” ujar Yani, mengungkapkan.
Sementara itu, Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, belum memberikan keterangan mengenai hal ini.(rien)