SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Polusi debu akibat Balap Offroad dikeluhkan warga Dusun Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Debu itu berterbangan dan masuk ke ratusan rumah warga yang berada di sekitar Lapangan Sepedonan, Kelurahan Gedongombo, yang dijadikan ajang sirkuit.
Balap Offroad itu digelar Sarana Media Nusantara (SMN) bertajuk “GT Radial Savero Komodo Indonesia eXtreme Offroad Racing (IXOR), seri IV dan V putaran tahun ini.Â
“Kami sangat terganggu dengan debu yang langsung masuk ke rumah ini,” kata Anik Kiswatun, (39), salah satu warga Dusun Widengan, Kelurahan Gedongombo, Sabtu (13/9/2014).
Kiswatun yang mempunyai rumah dengan jarak hanya 10 meter dari lokasi sirkuit offroad ini mengatakan, imbas debu ke pemukiman warga sudah terjadi bahkan sejak panitia menyiapkan sirkuit. Namun sekarang, debu yang dirasakan warga semakin parah setelah sejak pagi pelaksanaan offroad mulai digelar.
“Sejak tadi pagi setiap ada mobil offroad yang melintas langsung debunya beterbangan masuk desa,” lanjut Kiswatun.
Pantauan di lokasi, sirkuit yang digunakan offroad memang sangat dekat dengan pemukiman warga. Angin yang berhembus ke arah pemukiman semakin memperparah keadaan. Selain itu, kondisi bising juga dirasakan warga selama offroad digelar. Setidaknya sampai dengan Minggu (14/9/2014) besok.(edp)