SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Indonesia (PMI) Blora, Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi tolak ukur kapabilitas para siswa sesuai bidangnya dan sebagai ajang penempaan diri bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR). Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan mulai tangga; 19-21 September 2014 di Lapangan Yonif 410 Blora.Â
Sekretaris Camat Cepu, Sholikhan Muhtar, mengemukakan, melalui mumentum Jumbara, Kontingen Cepu harus tetap semangat dengan menjaga sportifitas dalam berkompetisi dengan lintas kecamatan se-Kabupaten Blora. Karena itu Kontingen Cepu harus terus giat berlatih dengan ilmu dan keterampilan yang diberikan pembina pendamping dan
pengurus PMI.
“Sekarang remaja, besuk adalah pemimpin. Maka sungguh tepat melalui gelar agenda Jumbara dapat dijadikan ajang memberdayakan diri, sehingga secara tidak langsung mempersiapkan dirinya untuk menguasai masa depan,” katanya Usai pelepasan peserta Jumbara Kontingen Cepu, beberapa waktu lalu.
Mantan Kepala Humas dan Protokol DPRD itu mengungkapkan, dari beragam cabang yang dipertandinkan, sperti pidato Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan paduan suara serta tugas bakti lainnya, merupakan ajang penempaan diri serta mengkur kapabilitas Siswa pada bidang masing-masing.
“Bagi masyarakat Cepu, bendera yang telah dikibarkan pantang untuk diturunkan. Maka remaja Cepu, harus mampu manjadi motor penggerak,” tegas Sholikan.Â
Ketua Kontingen Cepu, Anton Moedjiono, mengaku sangat berterimakasih kepada pihak sekolah, yang telah memberikan dukungan dan mengirimkan siswanya untuk menjadi peserta.
“Kami sudah berusaha semaksmal mungkin untuk menyiapkan para peserta melalui latihan rutin. Besar harapan kami supaya kontingen dari Cepu bisa tampil maksimal dan menjadi yang terbaik,” ungkap Anton. (ams)