SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kelas Khusus Semen Gresik, kerjasama antara PT Semen Indonesia, Tbk dengan Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) PRIMAGAMA kembali dibuka hari ini, Selasa (23/9/2014).
Kelas ini merupakan program bantuan Bimbel reguler selama 1 tahun penuh yang diperuntukkan bagi siswa-siswi dari wilayah yang masuk ring 1 PT Semen Indonesia.
“Ini merupakan program kerja sama antara PRIMAGAMA dengan PT SI,†kata Manager Area Primagama Tuban, Wiwit Wijayanti, ketika ditemui di gedung Graha Sandiya Kabupaten Tuban.
Wiwit mengatakan, tahun ini merupakan program angkatan ke-11 untuk siswa SMP/MTS dan angkatan ke VII untuk pelajar SMA, MA, ataupun SMK. Program yang dimulai sejak tahun 2004 lalu itu awalnya  hanya diikuti 34 siswa dari 4 sekolah ring 1 pabrik PT SI di Tuban.
“Tetapi seiring berjalannya waktu terus berkembang, sehingga untuk penerimaan kali ini sudah ada 170 pelajar SMP dan 190 pelajar SMA,†ujar Wiwit, menjelaskan.
Perempuan berkacamata ini menambahkan, kalau sebenarnya jumlah peserta yang ikut mendaftar sebanyak 1.162 pelajar dari 32 sekolah yang ada di Kabupaten Tuban. Tetapi setelah mengikuti proses seleksi, pada tahun ini program ini menerima pelajar sebanyak 360 orang. Semuanya berasal dari ring 1.
“Tentu kita berharap ini akan terus berkembang,†tegas Wiwit.
Wiwit menyebut kalau siswa hasil dari binaan kelas khusus ini telah berhasil menjalani pendidikan akademiknya. Terbukti dengan banyaknya lulusan yang masuk di beberapa Perguruan Tinggi (PT) swasta ataupun negeri, yang menjadi kampus favorit di Indonesia.
“Ada yang di Taiwan, ada yang di Universitas Indonesia, ITB, dan juga kampus-kampus favorit di Indonesia,†kata dia, mengungkapkan.
Wiwit menambahkan, kalau semua biaya Bimbel ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Sementara Primagama sendiri bertindak sebagai pembimbing dan penyelenggara.
Beberapa pelajar yang mengikuti tes, dan lolos seleksi dalam bantuan Bimbel ini mengaku, cukup mempunyai harapan besar dengan menerima bantuan ini. Setidaknya mereka berharap dapat terbantu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan favorit.
“Kalau saya nanti ingin masuk di perguruan tinggi negeri saja,†sambung Suwanto, salah satu pelajar asal SMA Negeri 1 Kerek, yang berhasil dan lolos dalam seleksi penerimaan bantuan Bimbel kelas khusus.
“Kalau saya ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris,†ucap Revi Chandra, peserta lain yang berasal dari sekolah yang sama.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban, Sutrisno, merasa bangga dengan adanya pelajar dari Tuban yang berhasil masuk di perguruan tinggi favorit. Bahkan sampai dikirim belajar ke luar negeri.
“Karena menurut saya itu adalah indikator keberhasilan dari program ini,†timpal Sutrisno.
Dia berharap setelah ini masih ada program sejenis yang dijalankan supaya masyarakat dapat merasakan efek yang positif dengan majunya dunia pendidikan di Indonesia.
Dikonfirmsi Kepala Bagian (Kabag) Humas dan CSR PT Semen Indonesia, Tbk, Harry Soebagyo, membenarkan kalau semua pembiayaan dari Bimbel dengan membuka kelas khusus di Primagama dari perusahaan.
“Itu merupakan alokasi dana CSR di bidang pendidikan,†jelas Harry Soebagyo.
Dia menambahkan, total dari CSR PT Semen Indonesia pada tahun ini sekira Rp315 milyar. Dari jumlah itu, di Kabupaten Tuban mendapatkan alokasi CSR sebesar 45 Milyar rupiah.
“Untuk alokasi di bidang pendidikan sebesar 40 persen dari total CSR yang ada,†tandas Harry.(edp)