SuaraBanyuurip.com – Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Jalan paving di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belakangan ini menuai keluhan warga setempat lantaran mulai rusak. Ditengarai kerusakan itu diakibatkan kerapnya dilalui kendaraan para pekerja proyek engineering, procurement and constructions (EPC) Banyuurip, Blok Cepu.Â
“Kalau menurut saya salah satu faktornya karena itu, bayangkan berapa banyak kendaraan dari pekerja proyek yang melintas setiap harinya,” kata Jumangin, warga setempat kepada suarabanyuurip.com Kamis (23/9/2014).
Dia mengungkapkan, pembangunan paving diperkirakan sudah satu tahun lebih. Akan tetapi, belakangan dirasakan kian parah. Jalan yang berada didekat perbatasan Desa Beged, Kecamatan Gayam, terus mengelupas. Desa Beged merupakan salah jalan terdekat untuk menuju lokasi proyek Lapangan Banyuurip.
“Selain dari dari Desa Gayam dan Brabowan, Beged merupakan jalan terdekat, tapi kan tetap saja harus melewati Bonorejo,” urainya.
Dia berharap agar segera dilakukan perbaikan sebelum kerusakan tambah merata. Sebelumnya diberitakan, puncak pekerjaan proyek Banyuurip, Blok Cepu di mulai bulan september hingga desember 2014.Â
Community Affairs Konsorsium PT.Tripatra – Samsung Budi Karyawan mengungkapkan, untuk jumlah pekerja di proyek engineering, procurement, and constructions (EPC)-1 saja diperkirakan jumlahnya bisa mencapai 9000 pekerja pada desember.
“Memasuki september berada disekitar 7000 – 8000 pekerja,” katanya.
Jumlah tersebut bersifat fluktuatif menyesuaikan progres proyek yang dikerjakan dilapangan.(roz)