Nelayan Tuban Tewas di Tengah Laut

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Nelayan yang biasa menebar jala di kawasan area penanaman pipa minyak mentah di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tewas tersangkut alat tangkap ikan.

Korban yang naas tersebut adalah Sukarman, (35), warga Kelurahan Karangagung, Kecamatan Palang. Pria ini diketahui tewas karena tenggelam ketika menyebar jala di tengah laut.

Informsi yang dihimpun suarabanyuurip.com, Sukarman sebenarnya sudah berangkat melaut sejak sore, Rabu (24/9/2014) kemarin. Tetapi jenazah nelayan naas ini baru dapat ditemukan teman-temannya dan dibawa ke darat pada siang hari ini, Kamis (25/9/2014).

“Sebenarnya dia sudah berangkat sejak sore kemarin,” kata Arifin, salah satu warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Palang.

Ketika di tengah laut, nelayan yang menggunakan KM Lumayan bersama teman-temannya ini diduga tengah menebar jala. Tetapi apes, tubuh pria ini tercebur ke dalam laut dan tragisnya lagi tubuhnya tersangkut jaring atau alat tangkap yang dia sebar.

“Dari keterangan saksi, jarak yang mereka tempuh sekitar 120 mil dari garis pantai. Korban memang tengah menebar jala, kemudian ikut terlilit dan tejatuh ke laut,” sambung Kapolsek Palang, AKP Murni Kamari, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya.

Baca Juga :   Polisi Tak Gunakan UU TPKS, Tuban Tak Layak KLA

Rekan-rekannya yang tidak mengetahui jatuhnya korban, sempat dibuat bingung. Mereka kemudian melakukan pencarian dan akhirnya jenazah korban dapat ditemukan setelah terapung pada pagi tadi.

“Mereka kemudian membawa jenazah ini ke darat, dan langsung kami serahkan ke pihak keluarga karena mereka meminta dan tidak bersedia jenazah dilakukan otopsi,” tandas Murni. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *