SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PECP), hingga saat ini belum menunjuk tim apresial untuk melakukan penentuan harga lahan yang akan dibebaskan guna pengembangan proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Nantinya tim Apresial akan ditunjuk untuk menentukan harga, tapi masih belum dilakukan,” ujar General Manager PEPC, Bob Wikan.
Dia menyampaikan, dalam menentukan harga pihaknya akan menggunakan beberapa referensi salah satunya dari nilai jual objek pajak atau NJOP. Â Namun demikin, semua akan condong pada negosiasi atau kesepakatan dari pemilik lahan.
Bob menyatakan, pada proses pembebasan lahan tidak akan ada spekulan tanah yang memanfaatkan proyek negara demi mendapatkan keuntungan pribadi. Hal ini dikarenakan telah melakukan sosialiasi kepada masyarakat, dan memberikan pemahaman untuk tidak menjual lahan kepada spekulan.
“Mudah-mudahan berjalan lancar,” pungkasnya.(rien)