Tak Ada Separuh Penduduk Tuban Terdaftar BPJS

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Jumlah warga yang terdaftar dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tidak sampai separuh dari total penduduk yang sebanyak 1.200.00 jiwa.

Data dari Operasional Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Tuban, yang dihimpun suarabanyuurip.com, Selasa (30/9/2014), menyebut, saat ini baru sekitar 40 persen saja warga yang mendaftar. Padahal program asuransi nasional dari pemerintah ini sudah berjalan sejak 1 Januari tahun 2014 lalu.

“Sekitar 40 persen dari jumlah penduduk yang ada, rata-rata di Kabupaten Tuban ada 300 warga yang mendaftar perbulan,” kata Bagian Operasional Pelayanan BPJS Tuban, Dwi Riyani.

Riyani juga merinci, kalau peserta yang sebelumnya terdaftar di Asuransi Kesehatan PNS (Askes PNS) sudah otomatis masuk di BPJS kesehatan yang jumlahnya 32.815 jiwa. Ditambah Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sebanyak 478.270 jiwa orang. 

“Jadi kalau ditotal ya sekitar 40 persen dari penduduk yang ada di Tuban,” kata Rini.

Rini mengatakan kalau sudah beberapa kali melakukan sosialisasi mengenai program pemerintah ini. Tetapi dikarenakan kesadaran masyarakat di Tuban masih kurang mengenai pentingnya asuransi, sehingga jumlah pendaftar di Tuban masih sangat minim.

Baca Juga :   Apresiasi Program Angkutan Pelajar Gratis, Polres Bojonegoro: Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan dan Kemacetan

Diketahui, asuransi kesehatan program dari pemerintah ini terbagi menjadi 3 kelas. Rinciannya, kelas 1 Rp 59.500,- kelas II : 42.500,- kelas III: Rp 25.000,- yang dibayarkan rutin perbulan.

“Selain itu ini program yang tergolong baru, sehingga masih perlu waktu untuk dijalankan dan dikenalkan kepada masyarakat,” pungkas Rini.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *