SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro -Â Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendesak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan fasilitas listrik bagi masyarakat di 84 dusun yang terletak di daerah pedalaman hutan. Sebab sampai saat ini penduduk yang tinggal di wilayah selatan dan barat Bojonegoro itu belum teraliri listrik.Â
Wakil Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Zaenuri menyatakan, dusun yang belum teraliri listrik itu ditinggali sekira 50-100 kepala keluarga (KK). Dusun itu lokasinya berada di pedalaman sehingga sulit dijangkau, sehingga membuat warga terpaksa hidup dalam kegelapan karena tidak bisa menikmati listrik.
“Kami mendorong Dinas ESDM untuk dapat memberikan aliran listrik,” tegas Zaenuri kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (3/10/2014).
Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagaan Listrikan Dinas ESDM Bojonegoro, Erick, menyampaikan, dusun yang belum teraliri listrik itu berada di Kecamatan Sekar, Tambakrejo, Ngambon, Gondang, Ngasem, Sumberejo, dan Temayang.
Dia menjelaskan, untuk pembangunan jaringan listrik bagi 100 KK bisa mencapai Rp 12 miliar. Sedangkan PLN tidak bisa melakukan pemasangan listrik karena proses yang panjang dan anggaran yang besar.
“Solusi sementara yang dilakukan adalah membangung pembangkit listrik tenaga surya, itupun banyak kendala seperti pencurian tiang yang terjadi,” ujar Eric, mengungkapkan.(rien)