SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Hari Raya Idul Adha 1435 H membawa berkah bagi penjual LPG ukuran 3 kilogram di Lamongan, Jawa Timur. Dalam tiga hari ini omzet penjualan naik hingga 20 persen.
Beberapa penjual elpiji eceran mengaku sejak hari Sabtu (4/10/2014) lalu, pembelian LPG ukuran 3 kilogram cukup laku. Ini disebabkan karena banyaknya rumah tangga yang mempersiapkan makan besar dengan memasak daging kambing atau sapi.
“Sejak Sabtu sampai hari ini LPG 3 kg laku keras, mas. Mungkin karena banyak keluarga yang porsi masaknya meningkat saat lebaran kurban,”  ujar salah satu penjual LPG 3 kg di Desa Kawistolegi Tohir kepada suarabanyuurip.com, Senin (6/10/2014).
Penjual lainnya, Emi mengatakan, peningkatan penjualan LPG mencapai hingga 20 persen.
“Barangnya cukup tersedia mas karena sebelum lebaran kurban saya pesan LPG lebih banyak sehingga tidak sampai kehabisan stok,” ujar warga Desa Latek, Kecamatan Sekaran ini.
Salah satu ibu rumah tangga asal Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Ningsih membenarkan, jika kebutuhan LPG meningkat selama lebaran kurban.
“Porsi masaknya lebih besar mas. Setahun sekali masak daging,” sambung Emi, mengungkapkan.
Ia mengaku, selama lebaran Idul Adha ini saudara-saudaranya yang bekerja di Surabaya dan Sidoarjo pada pulang kampung sehingga harus menyediakan masakan lebih banyak.
Meski kebutuhan LPG 3 kilogram meningkat, tidak terjadi kelangkaan. Di tingkat pengecer harga perpics elpiji 3 kg Rp15 ribu-Rp16 ribu. (tok)