Jalur Sumur Sumber Semrawut

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Jalur Kecamatan Merakurak, tepatnya di sekitar pasar Desa Sambonggede sampai Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, semrawut.

Pantuan suarabanyuurip.com, Selasa (7/10/2014), di jalur yang juga menjadi akses ke Sumur Sumber 1, yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) itu banyak terjadi perbaikan infrastruktur secara bersamaan.

“Banyak terjadi perbaikan infrastruktur,” kata Aly (27), salah satu warga sekitar.

Perbaikan meliputi dua titik jembatan sekaligus dengan jarak sekitar 500 meter. Selain itu, di lokasi itu juga ada pelebaran jalan sekaligus pembuatan gorong-gorong air di dua sisi jalan.

“Itu jembatan dua sekaligus, dan juga ada pelebaran jalan dan perbaikan gorong-gorong,” lanjut Aly.

Hal ini membuat kondisi lalu lintas yang ada di sana semrawut. Kendaraan yang melintas di sana harus mengantri terlebih dahulu dan hanya dapat berjalan satu arah secara bergantian. Beruntung beberapa pemuda yang ada di sana mengambil inisiatif untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan supaya dapat berjalan bergantian dan tidak menimbulkan kemacetan yang lebih parah.

Baca Juga :   Perketat Izin Investasi Eksploitasi SDA

“Kalau pas pagi paling parah, karena bareng dengan orang jualan di pasar,” kata salah satu pemuda yang membantu mengatur jalan.

Tidak hanya itu, debu yang ditimbulkan dari proyek perbaikan cukup mengganggu warga yang bermukim di sana. Terlebih sekarang adalah musim kemarau dan kering.

Menurut catatan suarabanyuurip.com, perbaikan infrastruktur yang ada di lokasi ini sudah berjalan sekitar 3 bulan. Perbaikan serupa juga dilakukan di jalan Dusun Koro, Desa Pongpongan, Tuban. Tetapi di titik ini perbaikan tidak begitu berpengaruh dengan warga karena berada jauh dari pusat aktivitas dan pemukiman warga.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *