SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Banyaknya restoran dan rumah makan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mampu memberikan kontribusi besar pada pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahunnya.
Kepala Bidang Penagihan dan Pemungutan Dinas Pendapatan, Dilli Tri Wibowo, menyebutkan, targt PAD untuk restoran dan rumah makan sebesar Rp1.556.892.492, dan terealisasi sebesar Rp1.882.770.258.
“Jumlah tersebut sudah melampaui target, nantinya akan dinaikkan lagi di P-APBD,” kata Dilli kepada suarabanyuurip.com, Selasa (7/10/2014).
Dilli menyebutkan, sekarang ini pihaknya mulai membidik bisnis frenches untuk membayar pajak minimal mendekati nominal yang wajar. Karena banyak frenches bermunculan namun enggan membayar pajak. Dengan alasan harga ditawarkan konsumen untuk kalangan menengah kebawah.
“Ada tujuh group yang kami full up, salah satunya cafe Budjana milik Hotel Aston,” ujarnya.
Dilli berharap dari ke tujuh group pemilik frenches tersebut mau memberikan kontribusinya terhadap daerah, mengingat pajak wajib dibayarkan untuk kemajuan bersama.
Ke tujuh group tersebut itu diantaranya Bedi Corporporation yang membawahi Quick Chicken, Huma, Zu Bento, Bebek Nusantara, dan Tamosa, Giant, serta PT Andalas yang membawahi Budjana Cafe.(rien)