BPBD Libatkan Perusahaan Atasi Kekeringan

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tampaknya mulai kwalahan memberikan pasokan air bersih ke sejumlah wilayah yang dilanda kekeringan yang terus meluas. 

Awalnya, BPBD Tuban hanya melibatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan armada yang ditangani sendiri. Namun sekarang lembaga yang baru dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban sejak 3 tahun terakhir ini mulai melibatkan sejumlah perusahaan.

Informasi yang diterima suarabanyuurip.com, Rabu (8/10/2014), kalau saat ini ada empat perusahaan yang sudah digandeng BPBD untuk suplai kebutuhan air bersih. Yakni Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), PT Semen Indonesia, Tbk, Bank Jatim dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Ini untuk mempermudah suplay air bersih kesejumlah wilayah di Kabupaten Tuban,” kata Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, menjelaskan.

“Selain itu, juga meningkatkan jumlah ketersediaan air dan juga peningkatan intensitas suplay air ke daerah-daerah kekeringan,” lanjut dia.

Joko menerangkan, JOB PPEJ diminta untuk melakukan dropping air bersih yang juga mulai merambah Kecamatan Rengel, sementara PT Semen Indonesia, Tbk melakukan dropping air bersih di kawasan Kecamatan Kerek.

Sementara yang lain, kata dia, menyesuaikan dengan suplay dan kebutuhan air bersih masyarakat. Di mana kebanyakan wilayah kekeringan terbanyak berada di desa-desa yang terletak di pegunungan kapur Tuban.

Saat ini, wilayah yang terkena kekeringan dan sulit air bersih berada di desa-desa yang ada di Kecamatan Semanding, Kecamatan Grabagan, Kecamatan Parengan, Kecamatan Kerek, Kecamatan Senori, dan juga Kecamatan Montong.(edp)

Baca Juga :   Oknum Polisi Dalang Perampokan Dipecat Tidak Hormat

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *