SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), berencana mengebor 60 sumur hingga 2015 mendatang. Rencana tersebut ada dalam revisi adendum rencana kelola lingkungan dan rencana pemantauan lingkungan (RKL-RPL).
Field Manager JOB P-PEJ, Junizar, menyampaikan, dalam adendum RKL-RPL tersebut pengeboran akan dilakukan di Pad A di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro dan B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk meningkatkan produksi minyak nasional.
“Sekarang ini pengeboran di Sukowati sebesar 23 ribu barel per hari,” tandas dia di sela-sela menghadiri peresmian fasilitas produksi Blok Cepu di lokasi engineering, procurement and construction (EPC) -1 Banyuurip, Rabu (8/10/2014).
Dia mengungkapkan, pada tahun 2012 lalu, Lapangan Sukowati mampu berproduksi sebesar 43 ribu barel per hari (Bph). Â Namun saat ini mengalami penurunan yang dikarenakan aktor natural decline atau faktor alamiah.
“Kami juga masih berupaya untuk pengembangan Pad C, C1, dan D,” kata Junizar.
Dia mengemukakan, untuk percepatan produksi masih menunggu pengesahan Perda RDTRK di Kecamatan Trucuk sebagai salah satu opsi lokasi Pad C1. Â Sementara opsi lainnya berada di Kelurahan Ngrowo.
“Sekarang sedang proses tender untuk menunjuk konsultan untuk studi RDTRK bersama kkks,” ujarnya.
Junizar menjelaskan, bersama SKK Migas studi tersebut dalam waktu 2 bulan harus selesai dan akan diajukan ke DPRD untuk disahkan. Sehingga, pengembangan lapangan migas di Blok Tuban bisa segera dilaksanakan.(rien)