Harga Tinggi, Produksi Turun

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Petani kacang hijau di Lamongan, Jawa Timur mengeluhkan hasil panenan yang menyusut hingga 50 persen akibat cuaca yang terlalu panas. Padahal saat ini harga kacang hijau relative tinggi yakni Rp1.450 per kilograma (Kg).

Petani di wilayah Kecamatan Sekaran, Maduran, Pucuk dan Babat  mengaku kacang hijau yang dipanen banyak yang puret (kerdil). Hal ini menyebabkan hasil panenan turun drastis.

“Biji kacang ijonya pada  puret mas. Karena cuacanya yang terlalu panas sehingga tidak bisa tumbuh besar,” kata salah satu petani asal Desa Ngayung, Kecamatan Maduran, Sukran kepada suarabanyuurip.com, Kamis (9/10/2014).

Jika dikondisi normal untuk tanaman kacang ijo dilahan seluas 1 hektar bisa menghasilkan panen hingga 2 kwintal. Namun saat ini petani hanya bisa panen 1 kwintal hingga 1,5 kwintal.

Hal serupa disampaikan petani asal Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran, Tejo. Menurutnya panenan saat ini dirinya tidak bisa mendapatkan keuntungan.

“Hasil panenan hanya cukup menutupi biaya tanam dan perawatan mas,” sambung Tejo, pasrah.

Baca Juga :   Dewan Minta Ijin Pertambangan Tetap Diproses

Padahal harga kacang hijau sendiri saat itu terbilang tinggi yaitu Rp1.450 perkilogram.Pada tahun lalu harganya hanya dikisaran Rp1200 perkilogram. Tingginya harga tersebut dimungkinkan karena produksi kacang hijau yang menurun drastis. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *