Investor Asing Bermain di Sumur Tua

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Keberadaan sumur tua di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah pusat karena banyaknya pelanggaran yang terjadi sampai terjadi blow out berkali-kali.

Ditengarai saat ini banyak investor asing dari luar Bojonegoro yang tidak menggunakan alat tradisional saat menambang, mengakibatkan blow out berkali-kali. Dampaknya material dari blow out mengandung zat berbahaya, dan bisa mencemari lingkungan saat hujan tiba. Belum lagi masalah kerusakan lingkungan, dan potensi pendapatan yang hilang.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Legal and Relations Pertamina EP Asset 4, Sigit Dwi Aryono, membenarkan banyaknya investor luar yang ikut melakukan penambangan secara ilegal. Namun, pihaknya mengaku tidak mengetahui darimana saja dan siapa saja investor itu.

“Kalau itu yang tahu KUD-nya, kita tidak diberi tahu sama KUD, KUD kerjasama siapa saja, tetapi di lapangan memang banyak rig pemboran khususnya di Wonocolo,” kata Sigit.

Dia menegaskan, telah memberikan peringatan ke KUD, dan memanggil pengurus KUD. Sedangkan, apabila ada keterlibatan antara pengusaha dengan pihak Pertamina belum mengetahui.

Baca Juga :   Terima Penghargaan SKK Migas, BPN Bojonegoro : Keberhasilan Sinergi Antar Lembaga

“Kalau tahu ada oknum pekerja Pertamina yang ikut bermain maka akan diproses, dan apabila bersalah akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan perusahaan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Bojonegoro, Nasuha, menyatakan, perlu ada penanganan yang jelas untuk penambangan sumur tua. Banyak pelanggaran yang terjadi baik secara teknis maupun non tekhnis.

“Jangan sampai berkah sumur tua menjadi bencana bagi masyarakatnya,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *