Kontraktor Lokal Belum Dibayar Rekind-HK

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro –Suplier yang menjadi rekanan kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) 5 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, mengaku hingga saat ini belum menerima pembayaran dari PT Rekayasa Industri-Hutama Karya (Rekind-HK), sesuai kesepakatan yang dibuat.

Sekretaris Desa Mojodelik , Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Parlin, mengaku, banyak mendapat pengaduan dari kontraktor lokal di desanya yang hingga kini belum menerima pembayaran atas kerjasama yang dilakukan selama mengerjakan proyek di EPC 5 Banyuurip.

“Jangka waktu yang ditentukan awalnya hanya satu bulan, tapi ternyata sampai tiga bulan berjalan belum ada pencairan,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (10/10/2014).

Dia mengungkapkan, pihak PT Rekind-HK sudah menjanjikan akan dikirim pada bulan ini melalui rekening BNI, namun hingga akhir Oktober sudah ditransfer atau belum masih dinantikan kepastiannya.

“Kita tunggu sampai akhir bulan ini seperti janjinya,” kata Parlin.

Parlin mengaku, belum mengetahui pasti jumlah uang yang harus dibayarkan oleh PT Rekind-HK kepada para kontraktor lokal. Tapi yang jelas, kata dia, nilainya sangat besar dan berpotensi merugikan apabila pembayaran diulur atau ditunda-tunda.

Baca Juga :   Sisihkan Rp10 Triliun Untuk Dana Abadi Migas

“Kita jadi kontraktor lokal, bukannya untung malah buntung karena pembayaran selalu ditunda-tunda,” tandasnya.

Sementara itu, Humas PT Rekind-HK Herman Susatya tengah berusaha dikonfirmasi mengenai hal ini.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *