SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Tuban – Pemerintah Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berharap kepada operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOBP-PEJ) segera mengucurkan program corporate social responsibility (CSR) tahun 2013 mengingat saat ini telah memasuki bulan Oktober 2014.
Kepala Desa Rahayu, Sukisno, mengatakan, ada dua program CSR 2013 yang belum dilaksanakan tahun 2014 ini. Yakni pemberdayaan ekonomi untuk pelatihan daur ulang dalam bentuk home industri bagi anggota PKK dan lokakarya pemuda untuk berwirausaha. Serta program di bidang kesehatan.
” Untuk program kesehatan ini, kami merasa di ping pong sama JOB P-PEJ,” kata Sukisno kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (11/10/2014).
Dia menyampaikan, untuk program bidang kesehatan pihaknya sudah berkali-kali meminta kepada JOB P-PEJ segera merealisasikannya. Namun operator menyarankan untuk berkoordinasi dengan dokter dari perusahaan.
“Tapi ketika saya konfirmasi, dokter tersebut tidak punya wewenang apapun. Lha kan bingung jadinya,”ujar Kisno, sapaan akrab Kepala Desa.
Dia mengungkapkan, sudah hampir 1 tahun berjalan pemerintah desa menomboki kebutuhan kesehatan di Posyandu, baik untuk pemberian makanan tambahan maupun operasional karyawan posyandu. Tetapi karena dua bulan kas desa kosong, tidak lagi memberikan bantuan dana ke Posyandu.
“Memang kami kerjasama dengan posyandu, tapi dari Posyandu sendiri belum menerima obat-obatan bantuan JOB P-PEJ,” tandasnya.
Sukisno menambahkan, selama ini bantuan yang diberikan untuk bidang kesehatan senilai Rp 12 Juta tiap bulan. Rinciannya, Rp 4,5 Juta untuk pemberian makanan tambahan dan gaji karyawan, sisanya berupa obat-obatan.
“Kami berharap sistem CSR yang sudah berjalan sejak tahun 2009 tersebut bisa terus berjalan. Karena sangat membantu warga memperoleh pelayanan kesehatan,” imbuhnya.
Sementara itu, FAS JOB P-PEJ, Basith Syarwani, menyampaikan untuk obat-obatan di Desa Rahayu belum keluar karena masih menunggu laporan yang sedang disusun. Sedangkan untuk pelatihan, masih belum ada jawaban.(rien)