SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Proyek jaringan gas (city gas) di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sampai saat ini belum ada kejelasannya karena masih terkendala perijinan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).Â
Kepala Bidang Pertambangan dan Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Teguh Wiyono, mengatakan, ijin dari PT KAI itu diperlukan untuk pemasangan pipa gas yang melalui lahan milik PT KAI.
“Karena pemasangan jaringan pipa gas harus melalui rel kereta api. Jadi, masih ada kendala dalam pemasangannya,†kata Teguh Wiyono kepada suarabanyuurip, Senin (13/10/2014).
Karena berlarut-larutnya penyelesaian proyek city gas itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yang diwakili Dinas ESDM bersama Tim Transparansi berangkat ke Jakarta pada Rabu (8/10/2014) lalu. Ada dua agenda yang diusung mereka yakni mendesak pemerintah pusat segera merealisasikan proyek jaringan gas dan pembagian dana bagi hasil (DBH) migas Blok Cepu karena sampai saat ini Blora belum memperoleh sepeser pun.
Dalam lawatannya ke Jakarta, untuk agenda percepatan proyek jaringan gas, rombongan mengunjungi Kementerian ESDM. Rombongan mendatangi Direktorat Jendral (Dirjen) Migas dan diterima Agustin Darmawan.
Dari keterangan Agustin, kata Teguh, pemerintah memastikan proyek jaringan gas bagi Blora akan dilanjutkan. Hanya saja saat ini masin terkendala perizinan.
“Untuk memasang jaringan pipa gas yang melewati rel kereta api, harus ada izin dan koordinasi dengan pihak PT KAI. Selain izin, ada hal-hal yang juga harus dilalui, misalnya soal pengelola gas oleh siapa. Sebab sampai sekarang belum jelas pengelolanya,†kata Teguh.
Ia menjelaskan, butuh perjanjian jual beli gas antara perusahaan yang memroduksi gas, yaitu PT Pertamina Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) dengan pengelola gas nantinya. Perjanjian itu menyebutkan soal harga dan kesepakatan-kesepakatan lainnya. Jika semua sudah dilalui, persoalan teknis yang harus dilihat adalah apakah jaringannya sudah siap atau tidak.Â
“Meski masih ada kendala, namun Kementerian ESDM memastikan kalau proyek ini jalan terus. Hanya saja, memang harus disiapkan semuanya,†tegasnya. (ams)