SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Penjualan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meningkat 20 persen. Padahal selama musim kemarau ini tak banyak warga yang membajak sawah.
Dari pantauan di sejumlah SPBU di jalan nasional Babat-Lamongan, antrean kendaraan terlihat memadati area SPBU. Kendaraan di dominasi sepeda motor.
“Memang tidak seramai saat lebaran idul Fitri mas. Tapi selama musim kemarau penjualan meningkat signifikan,“ ujar operator SPBU Sukodadi, Taufik.
Peningkatan penjualan BBM juga terjadi di SPBU Babat. Menurut salah satu operator, Minto, lonjakan penjualan premium meningkat hingga 30 persen sedang solar 20 persen.
Tingginya penjualan solar dan premium tersebut menurut Minto dikarenakan tingginya aktifitas warga. Antrean kendaraan biasanya terjadi saat pagi hari dan sore hari.
“Kalau siang agak sepi mas. Karena panas terik banyak orang malas keluar, “ jelas Minto.
Sementara penjualan solar tidak seramai premium karena sudah jarang petani yang membeli solar untuk kebutuhan membajak sawah atau mendesel air. (tok)