Pemdes Minta Pipa Geo Link Ditanam

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada PT Geo Link untuk tidak hanya melakukan pengurukan pipa 6 inci yang berufungsi mengalirkan minyak mentah yang sempat terbakar pada Rabu (08/10/2014) lalu.

Kepala Desa (Kades) Katur, Sukono, mengatakan, sangat tidak relevan jika PT Geo Link hanya menguruk pipa karena kondisinya telah mengambang dan sarat bahaya bagi warga di sekitarnya jika terjadi insiden.

“Saya minta pipa itu ditanam yang lebih dalam lagi. Sehingga insiden yang pernah terjadi tak terulang kembali,” kata Sukono kepada suarabanyuurip.com, Rabu (22/10/2014).

Pria yang juga Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Gayam itu menjelaskan, jika hanya diuruk dengan tanah hasilnya tak maksimal. Bahkan akan membuat kondisi aliran air di sekitar menjadi tak lancar saat musim hujan. Seain itu juga akan merusak jalan warga.

“Kalau cuman di uruk malah dampaknya ke warga semakin luas. Utamanyya bagi warga saya di Dusun Kapol. Yakni aliran air macet, jalan rusak,” ujar Sukono, mengungkapkan.

Ditambahkan, jika saran ini tidak direspon tidak menutup kemungkinan bakal menimbulkan gejolak bagi warga.

“Jika apa yang saya sampaikan ini tidak direspon kalau sampai ada warga yang melakukan aksi jangan menyalahkan saya, dan tanggung sendiri akibatnya,” pungkas Sunoko.(sam)

Baca Juga :   Gulamo Det-1 Sumur MNK Pertama di Indonesia yang Alirkan Hidrokarbon

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *