Puluhan Penambang Pasir Kehilangan Pekerjaan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Puluhan penambang pasir yang menggunakan peralatan mekanik di bantaran Sungai Bengawan Solo mengaku kehilangan mata pencaharian setelah kegiatannya di hentikan dan peralatan disita Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (22/10/2014).

Salah satu penambang, Wagiman, asal Desa Malo, Kecamatan Malo, mengaku, bersama puluhan penambang lainnya tidak tahu lagi harus bekerja apa saat kegiatan mereka dihentikan, meskipun ia mengetahui jika aktifitas yang dilakukan melanggar hukum. 

“Ini terpaksa kami lakukan. Banyak penambang yang usianya sudah tua juga ikut bekerja demi sesuap nasi. Tapi kalau sudah begini kita tahu mau kerja apa lagi,” katanya kepada suarabanyuurip.com saat petugas gabungan dari Satpol PP Jawa Timur, Satpol PP Bojonegoro, kepolisian dan TNI AD melakukan razia. 

Wagiman menyatakan, pendapatan yang dihasilkan dari menjadi tenaga penambang pasir setiap harinya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saat ini sedang musim kemarau dan lahan pertanian banyak yang bero, jadi dari ikut menambang inilah mereka mendapat penghasilan,” ujar dia, mengungkapkan.

Baca Juga :   Stasiun Bojonegoro Layani 15.049 Penumpang Selama Libur Panjang

Sementara itu, salah satu wanita yang enggan menyebutkan namanya, menyatakan,  tidak peduli dengan akibat buruk yang ditimbulkan dari kegiatan ilegal tersebut. Alasannya, banyak masyarakat yang bergantung pada pekerjaan menambang pasir ini.

“Satu hari bisa mempekerjakan 7 penambang,” sambung wanita itu.

Ia mengaku, mendapatkan pemasukan Rp 500.000-700.000 tiap harinya dari usaha milik anaknya yang dikelola tersebut. 

Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP Pemkab Bojonegoro, Kusbianto, mengungkapkan, dengan keberadaan 17 mesin penyedot pasir beserta peralatannya yang menjadi barang bukti, maka Satpol bisa mengidentifikasi pemilik alat.

“Kalau ada yang mengaku sebagai pemilik dan mengambil barang bukti, akan langsung ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.(rien)  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *