Stasiun Bojonegoro Layani 15.049 Penumpang Selama Libur Panjang

Stasiun Bojonegoro
Para penumpang sedang bersiap naik kereta api di Stasiun Bojonegoro.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Stasiun Bojonegoro mencatat melayani sebanyak 15.049 pelanggan selama masa libur panjang yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 7.475 pelanggan tercatat berangkat dan 7.574 pelanggan tiba di Stasiun Bojonegoro.

‎PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan transportasi kereta api selama periode libur panjang.

‎Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, tingginya jumlah pelanggan menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, serta bebas kemacetan.

‎Mewakili manajemen badan usaha milik negara ini, Mahendro, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang.

‎”Tingginya minat masyarakat di Stasiun Bojonegoro menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Mahendro Trang Bawono kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (2/6/2026).

‎Stasiun Bojonegoro, lanjut Mahendro, merupakan salah satu simpul transportasi penting di wilayah barat Jawa Timur yang melayani perjalanan ke sejumlah kota tujuan seperti Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, dan kota-kota lainnya.

Baca Juga :   Janda Pemilik Tambang Pasir Lakukan Perlawanan

‎Selama periode libur panjang, meningkatnya mobilitas masyarakat turut berdampak pada tingginya aktivitas keberangkatan maupun kedatangan penumpang di stasiun tersebut.

‎KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan melalui penguatan fasilitas, peningkatan pelayanan pelanggan, serta aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

‎“Kami akan terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, nyaman digunakan, dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujar Mahendro.

‎Terpisah, salah satu penumpang kereta api di Stasiun Bojonegoro, Dyah Tantri mengaku, masih memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana utama untuk bepergian, terutama saat periode libur panjang.

‎Gadis yang tinggal di seputaran Bojonegoro Kota ini menilai, perjalanan dengan kereta api lebih nyaman dan relatif tepat waktu dibandingkan moda transportasi lain. Selain itu, menurutnya, fasilitas yang semakin baik serta suasana perjalanan yang lebih tertib membuat kereta api menjadi pilihan yang lebih praktis untuk perjalanan jarak menengah maupun jauh.

‎“Kalau naik kereta itu lebih nyaman, tidak capek di jalan, dan jadwalnya juga lebih pasti. Jadi kalau bepergian, saya masih lebih sering pilih kereta api,” tuturnya.(fin)

Pos terkait