SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Badan Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, menggandeng pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Migas Cepu untuk melakukan penelitan atas munculnya bau tak sedap yang ditengarai berasal dari pusat penampungan minyak mentah Menggung milik Pertamina EP Asset 4 Filed Cepu.
Dilibatkannya Pusdiklat Migas ini dikarenakan BLH belum mempunyai alat yang memadai guna mengukur tingkat pencemaran udara ambien (udara yang dihirup sehari-hari).
â€Kami menggandeng Pusdiklat Migas dalam pengambilan sampel udara ambien di dua titik. Di Kelurahan Ngelo di ring satu dan lingkungan Kelurahan Karangboyo yang merasakan dampak bau dari minyak mentah di PPP Menggung,†kata Kapala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha Laboraturium BLH Blora, Sunarto, Senin (27/10/2014).
Menurutnya, hasil dari pengambilan sampel itu bisa diketahui satu minggu mendatang setelah dilakukan penelitian. “Kerjasama ini kita lakukan karena BLH belum memiliki alat yang memadai,” tegas Sunarto.
Sementara itu, Humas Pusdiklat Migas Cepu, Nina Gumantina, tidak bisa memberikan keterangan lantaran pihaknya belum mengetahui terkait kerjasama yang dilakukan antara BLH Blora dengan Pusdiklat Migas.
“Maaf, Mas, saya belum tahu, karena belum dapat infonya,†katanya saat dihubungi lewat ponselnya.(ams)