Pemdes Akan Antisipasi Gejolak Sosial di KDK

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Pemerintah Desa (Pemdes) Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyatakan akan berupaya mengantisipasi munculnya gejolak sosial menyusul akan dimulainya proyek minyak di Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, yang berpusat di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.

“Saya kira warga sini berbeda dengan yang di Kecamatan Gayam,” kata Kepala Desa Leran, Mustabi’in kepada Suarabanyuurip.com Senin (27/10/2014).

Ia mengaku optimis dengan kedewasaan warganya dalam menyalurkan aspirasi. Khususnya menyangkut keterlibatan tenaga kerja dalam menyongsong proyek di KDK yang rencana mulai dikerjakan awal tahun 2015.

“Tergantung pendekatannya, saya lebih memilih dialog kemudian menampung dan menyampaikannya ke Disnakertransos atau operator,” ujar Mustabi’in, menerangkan. 

Kendati demikian, dia tidak bisa memungkiri bilamana suatu saat warganya ingin dilibatkan. Kades menambahkan, sejauh ini tuntutan tersebut belum begitu ada. Sebab kejelasan kebutuhan kerja belum diketahui.

“Sekarang tenang – tenang saja tapi tidak tahu kalau besok proyeknya sudah dimulai,” imbuhnya.

Sebelumnya Field Public and Government Affairs ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Rexy Mawardijaya menyampaikan persoalan tenaga kerja akan disesuaikan dengan kebutuhan.(roz)

Baca Juga :   EMCL Utamakan Keselamatan Dalam Beroperasi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *