EMCL Utamakan Keselamatan Dalam Beroperasi

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Operator Ladang Migas. Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) menyatakan, telah mengetahui terkait adanya insiden warga yang mencium dugaan gas dari well Pad B, Lapangan Banyuurip, Minggu (21/2/2016) siang.

“‎Kami telah mendapatkan laporan terkait bau,” kata Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya kepada Suarabanyuurip.com.

Dia mengungkapkan, pihak EMCL sedang melakukan pengecekan di lokasi. Menurutnya, sejauh ini operasi produksi yang dilakukan masih berjalan normal.

Lebih jauh, Rexy menyampaikan, EMCL dalam menjalankan operasinya selalu mengutamakan keselamatan.

‎”‎Dalam menjalankan operasinya, EMCL mengutamakan keselamatan pekerja, warga dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ‎Hartono salah satu warga Dusun Kerambitan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku merasa mual dan pusing lantaran diduga mencium bau semacam telur busuk dari well Pad B, Lapangan Banyuurip.

Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu, mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan tim medis dari EMCL, yang bersangkutan juga mengidap penyakit vertigo. Kondisi terakhir korban berangsur membaik dan tidak sampai menjalani perawatan di rumah sakit. (Roz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *