Survei Sumur Minyak Tua di Lamongan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Bagian Perekonomian dan Perusahaan Daerah Aneka Tambang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, melakukan pemetaan ulang terhadap sejumlah sumur minyak dan gas bumi (migas) tua di wilayahnya. Jika memungkinkan dan masih ada sumber yang cukup potensial, sumur-smur minyak tua tersebut akan ditawarkan kepada investor.

“Kemarin kami bersama sejumlah pihak telah melakukan survey terhadap sumur minyak tua di Kecamatan Sarirejo,” ujar Kepala Bagian (Kabag) PerekonomianLamongan Abdul Mu’is dikonfirmasi melalui Kabag Humas dan Infokom, Mohammad Zamroni.

 Dia menjelaskan, tujuan survey tersebut untuk melakukan zoning sumur-sumur tua dan mengetahui potensinya. Zoning dari masing-masing sumur tua beserta koordinat posisinya selanjutnya akan disampaikan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di Jakarta.

“Jika kandungannya ekonomis untuk dikembangkan akan kita tawarkan kepada investor,” tegas dia.

Zamroni mengemukakan, sumur tua yang disurvey tersebut adalah sumur migas yang proses pengeborannya dilakukan sebelum tahun 1970. Selain itu sumur tua tersebut tidak terletak dalam wilayah kerja kontrak kerjasama dengan SKK Migas atau sudah tidak ada lagi kontraktor yang mengusahakannya.

Baca Juga :   Air Mata Masyarakat Migas di Langit Tobo

Dia menyebut sasarn survey itu dilakukan di Dusun Badu Lor dan Grigis yang terletak di Desa Sumberejo, serta di Desa Tambak Menjangan. Survei di lokasi tersebut karena berdasarkan data di PT Pertamina EP, terdapat setidaknya 30 titik sumur bekas pengeboran.

“Ada sekitar 30 sumur minyak tua itu terletak di blok atau cekungan Grigis. Jika masih ada sumber yang bisa dimanfaatkan tentunya akan bisa berdampak positif bagi masyarakat,” tegas Zamroni.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *