SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd. (EMCL) menyatakan jika keseluruhan proyek pengadaan, rekayasa, dan konstruksi Banyuurip sudah mencapai 90 persen.
Ada lima paket proyek yang dikerjakan di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban Jawa Timur itu. Yakni meliputi pembangunan fasilitas produksi minyak mentah, pembangunan pipa darat 20 inci sepanjang 72 Kilomter (KM) untuk mengalirkan minyak mentah, pembangunan pipa bawah laut sepanjang 23 KM.
Kemudian pembangunan menara tambat dan tangki penampungan minyak mentah yang terapung di tengah laut, serta pembangunan waduk untuk injekasi, pembangunan jembatan layang, dan infrastruktur lainnya.Â
“Saya kira pada tahun 2015 mendatang produksi minyak mentah Banyuurip bisa digenjot mencapai 165 ribu barel per hari,†tegas Field Public and Goverment Manager Affairs EMCL, Rexy Mawardijaya, Selasa (28/10/2014).
Â
Dia mengatakan, produksi minyak mentah lapangan Banyuurip akan dinaikkan secara bertahap. Saat ini produksi minyak mentah di lapangan Banyuurip di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, itu mencapai 30 ribu barel per hari (Bph).
“Produksi minyak mentah itu akan dinaikkan setahap demi setahap. Dari 30 ribu barel per hari dinaikkan hingga mencapai puncak produksi sebanyak 165 ribu barel per hari,†ujar dia, mengngkapkan.
Rexy mengemukakan, sebelumnya produksi minyak mentah Banyuurip juga dinaikkan secara bertahap dari semula 1.000 bph lalu dinaikkan terus hingga kini mencapai 30 ribu barel per hari. Produksi minyak mentah itu berasal dari pengeboran 49 sumur yang terdiri dari 33 sumur produksi dan 16 sumur injeksi.
“Cadangan minyak mentah di lapangan migas Banyu Urip Blok Cepu diperkirakan mencapai 450 juta barel,” kata dia.
Selain menggenjot produksi minyak mentah di lapangan Banyuurip, EMCL juga mengeksplorasi Sumur Kedungkeris (KD) yang ada di Kecamatan Kalitidu serta Sumur Alas Tuwo Barat dan Alas Tuwo Timur di Kecamatan Dander dan Ngasem.
Sumur Kedungkeris hingga kini masih dilakukan tahap eksplorasi untuk mengetahui kandungannya. Sumur Kedungkeris merupakan sumur penunjang yang berada di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, atau berjarak sekitar satu kilometer dari jalan raya Bojonegoro-Cepu.
“Iya sumur Kedungkeris itu masih tahap eksplorasi,†pungkasnya.(rien)