SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Bupati Lamongan, Jawa Timur, Fadeli, membawa Mbah Rusmini (80) warga Desa Majenang, Kecamatan Kedungpring, yang lumpuh ke Puskesmas terdekat, Kamis (30/10/2014) malam. Nenek ini hidup sebatang kara menumpang di rumah tetangganya, setelah rumahnya rusak.  Â
â€Nenek ini kami bawa ke Puskesmas. Saya minta warga giliran untuk menjaganya, hingga nenek ini sembuh, “ ujar Fadeli kepada Kades Majenang, Camat Kedungping, dan warga setempat.
Setelah nantinya mendapatkan perawatan ini dan kondisi nenek membaik, maka ada dua pilihan. Yakni dibawa kembali pulang ke kampung halaman, atau dibawa ke Liposos atau Panti Jompo yang ada di Babat agar bisa lebih terawat.
“Ini semua dilakukan karena pemerintah daerah ingin meringankan beban yang dirasakan nenek Rusmini. Semoga apa yang saya lakukan ini bermanfaat, dan nenek diberikan kesembuhan,“ kata Fadeli.
Melihat kondisi Mbah Rusmini yang memprihatinkan, Fadeli langsung mengirimnya ke Puskesmas Tlanak, Kedungpring. Â Selama dalam perawatan di Puskesmas sang nenek tak dipungut biaya. Dia juga memberikan biaya hidup kepada warga setempat untuk merawat Rumini, Â selama menjalani perawatan di Puskesamas.
Sedangkan Camat Kedungpring, Fatkhur Rozi, menyatakan, Mbah Rusmini sudah sejak puluhan tahun lalu ditinggal mati oleh suaminya. Anak lelakinya, Muslim, yang telah beristri dan memiliki dua orang anak telah meninggal dunia. Sedangkan kedua cucunya tersebut berada di luar Jawa.
Sedangkan anak keduanya, Tini, yang tinggal bersama Rusmini, juga telah meninggal dunia setahun lalu. “Dulu warga pernah membuatkan rumah untuk Rusmini, namun rumah tersebut kemudian rusak. Kini Rusmini tinggal menumpang di rumah salah satu warga Desa Majenang, “ kata dia.
Karena lumpuh dan tidak bisa merawat dirinya sendiri, lanjut Fatkhur Rozi, warga desapun urunan untuk membiayai hidup Rusmini. Selain itu, uang urunan itu juga dibuat membayar Rumi (50) seorang warga yang dipasrahi untuk merawat Rusmini. (tok)