ESDM Sebut Karena Kerusakan Alat

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan jika tingkat produksi akumulatif (total) gas bumi di Bojonegoro sampai dengan triwulan ke III 2014  mencapai 3,068 Juta MMBTU atau capaiannya baru 73,32% .

“Dari prognosa APBN-P Tahun 2014 kami mendapatkan rinciannya dari JOB P-PEJ ,” kata Sekretaris ESDM Bojonegoro, Fajar Yudhi kpeada suarabanyuurip.com.

Dia menyebutkan, rincian produksi gas oleh JOB P-PEJ mencapai 197.651,25 MMBTU atau menurun dibanding produksi pada triwulan ke II 2014 sebesar 213.415,67 MMBTU.

Untuk Unitisasi Sukowati, lanjut Fajar, Produksi pada triwulan ke III 2014 mencapai 790.605,01 MMBTU atau menurun dibanding produksi pada triwulan ke II  2014 sebesar 853.662,63 MMBTU.

“Penurunan produksi gas oleh JOB P-PEJ karena adanya kerusakan kompresor oleh PT Gazuma di Kabupaten Tuban,” imbuhnya.

Dari alasan JOB P-PEJ yang diterima ESDM, kata Fajar, untuk penurunan produksi minyak karena beberapa hal. Diantaranya adanya kenaikan kadar air pada sumur, beberapa sumur Mudi mengalami Shut in, keterlambatan kapal tanker Pertamina di FSO, 6 sumur Mudi Off Down Hole karena kerusakan pompa, dan Sumur SKW-18/A (target 700 BOPD) tidak produksi karena fishing job gagal mengatasi rangkaian yang tersemen.

Baca Juga :   Jadwal Kunjungan Wapres di TPPI Tuban Diajukan

“Upaya yang mereka lakukan dilakukan diantaranya perbaikan bonding cement pada sumur sukowati untuk mengurangi problem channeling, dan Well services di sumur yang shut in,” tegasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *