SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Tak semua jalan poros desa sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur berubah bagus. Ada juga yang bobrok yang hingga saat ini belum diperbaiki.
Dari pantauan menyebut, salah satu jalan poros desa yang kondisinya rusak, dan sering menimbulkan kecelakaan adalah jalan poros Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Bojonegoro sepanjang sekira 800 meter. Yakni, mulai pertigaan lapangan Bonorejo hingga depan SDN Bonorejo.
“Saya pikir jalan desa sekitar lokasi migas Banyuurip sudah baik semua, Mas. Eee ternyata ada juga yang kondisinya hancur. Pavingnya banyak yang berserakan,” ungkap Supardi warga asal Kecamatan Ngasem, Bojonegoro saat melewati jalan tersebut kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (05/11/2014).
Dia mengaku, baru sekali ini melewati jalan desa sekitar proyek migas Banyuurip, Blok Cepu yang di operatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“Maklum rumah saya jauh di pinggiran hutan. Tadi saya habis dari Purwosari kerumah saudara lewat Bonorejo. Ya kaget juga dekat dengan lokasi proyek migas jalannya kok hancur,” imbuhnya.
“Kalau tidak salah jalan sepanjang sekira 800 meter itu dulu dibangun dengan dana PNPM. Tapi, sekarang sudah hancur dan sering membuat pengguna jalan jatuh. Karena, mesin sepeda motornya keganjal paving. Semoga saja segera ada perhatian, Pak,” sambung Jodi warga Bonorejo. (sam)