Tambahan Flare Gas Banyuurip Urusan Teknis EMCL

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) perwakilan Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (Jabamanusa) menyatakan tambahan flare di well Pad A Lapangan Banyuurip, Blok Cepu merupakan teknis yang dilakukan oleh ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL).

“Itu masalah tehknis saja yang seharusnya bisa dilakukan EMCL,”kata Kepala Urusan Humas SKK Migas Jabamanusa, Fatah Yasin kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (7/11/2014).
Sementara itu Kepala SKK Migas perwakilan Jabamanusa, Joko Widianto, menyampaikan masalah tersebut idealnya sudah terkomunikasikan dengan Unit Percepatan Proyek Banyuurip yang berada dinaungan SKK Migas pusat.

“Mestinya perijinan atau teknis lainya sudah dikoordinasikan dengan UPP Banyuurip,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, selain di lokasi Gas Oil Separations Plant (GOSP), tiang gas flare telah didirikan di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. EMCL menyatakan telah mendapat perijinan dari stakeholders, termasuk Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro.

BLH menyatakan, sesuai hasil koordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bojonegoro, flare tersebut telah mendapat ijin dari Kementerian Lingkungan Hidup, bahkan telah disosialisasikan kepada pemerintah desa (Pemdes) sekitar dan Muspika Gayam. (roz)

Baca Juga :   Paguyuban Tegaskan Taat Aturan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *