SKK Migas Tak Tahu Pipa Geo Link Terbakar

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Keinginan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) agar kontraktor kontrak kerja sama (K3S) Migas lebih kooperatif menyampaikan permasalahan di lapangan tak digubris operator.

Buktinya, sampai saat ini SKK Migas belum menerima laporan tentang terbakarnya pipa 6 inci milik PT Geo Link yang mengalirkan minyak mentah dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro menuju Mudi, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. 

“Belum ada laporan yang masuk ke kita,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali, Madura, dan Nusa Tenggara (Jabamanusa), Ag. Djoko Widhihananto saat ditemui suarabanyuurip.com di sela-sela Media Workshop dan Gathering di Banyuwangi, Jawa Timur beberapa waktu.

Djoko meminta kepada Geo Link untuk segera melaporkan insiden tersebut secara detail agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali.

“Meski permasalahan itu secara teknis di lapangan adalah tanggungjawab KKKS. Tapi menjadi pantauan kami,” tandas dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pipa Geo Link terbakar akibat warga membakar rumput yang berada sekitarnya. Insiden ini sempat berujung pada masalah hukum karena Geo Link mengambil tanah milik petani setempat untuk menguruk pipa yang terbakar tanpa ijin. Namun permasalahan itu akhirnya berakhir secara kekeluargaan setelah perwakilan manajemen Geo Link meminta ma’af kepada pemilih tanah.(sam)

Baca Juga :   TWU Dongkrak PAD Bojonegoro

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *