SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekolah jurnalistik untuk siswa dan mahasiswa yang digagas Ronggolawe Press Solidarity (RPS) di puluhan sekolah dan sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya selesai dilaksanakan.
Acara ini digelar sejak bulan Januari tahun 2014 lalu sampai bulan Nopember ini. Pelatihan sendiri dilaksanakan dengan mendatangi satu persatu sekolah dan kampus di Tuban.
“Kita datangi sekitar 32 titik yang meliputi SMK, SMA, MA baik negeri maupun swasta dan tiga kampus untuk melaksanakan kegiatan ini,†kata Koordinator Kegiatan Sekolah Jurnalistik, Dion Fajar Arianto, kepada suarabanyuurip.com, Senin (10/11/2014).
Jurnalis salah satu televisi nasional ini menjelaskan, dengan pelatihan diadakan di masing-masing sekolah supaya lebih presentatif. Serta pemateri dan peserta bisa lebih fokus karena jumlah peserta yang ideal.
“Kenapa tidak kami pusatkan saja jadi satu biar cepat? Alasannya karena kami serius dan ingin supaya peserta paham karena jumlah ideal dan tidak terlalu banyak,†kata Dion.
“Meski kami harus mengeluarkan tenaga lebih karena menggelar pelatihan berulang-ulang dan di lokasi yang berbeda,†lanjutnya.
Apabila ditotal, jumlah siswa dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini ada seribu siswa lebih. Berasal dari 29 sekolah tingkat SMA dan 3 perguruan tinggi.
Penutupan dilakukan di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban. Kegiatan ditutup oleh Bupati Tuban, Fathul Huda, dan dihadiri Kepala Disdikpora, Sutrisno, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Abdul Wahib, kepala dan pembina sekolah, perwakilan peserta, dan juga Kepala Bagian Humas dan CSR PT Semen Indonesia, Tbk, selaku pihak yang diajak bekerjasama.
“Kita berterima kasih dengan adanya pelatihan ini, kita berharap perusahaan nanti juga dapat memberikan suport di pelatihan jurnalistik selanjutnya,†tandasnya.(edp)