Siswa SD Dikenalkan Cara Hemat Energi

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dikenalkan cara penghematan energi oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM) Akamigas Cepu yang dikemas dalam STEM Mengajar.

Kegiatan ini dilakukan para mahasiswa sebagai wujud keprihatinan atas menipisnya cadangan energi yang ada di Indonesia bahkan dunia. Padahal keberadaan energi merupakan aspek terpenting dalam kehidupan. Karena itu agar keberadaan enegi tetap eksis, dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam penggunaannya, dan juga memunculkan keingingan dalam menemukan sumber energi terbarukan.

Dari latar belakang itu, menurut Koorddinator STEM Mengajar, Fadel Muhammad, perlu ditanamkan sejak dini kesadaran untuk menghemat energi. Sehingga budaya penghematan energi dan pengenalan energi baru dan terbarukan bisa tertanam sejak dini, yakni melalui bangku SD.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dalam diri siswa SD bisa tumbuh kepedulian untuk hemat energi,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Senin (10/11/2014).

Dalam kegiatan ini, penyampaian materi dikalukan dengan bebeberapa metode yang berkaitan dengan energy. Baik itu melalui game maupun dengan alat peraga.

Baca Juga :   Diduga Serangan Jantung, Karyawan Proyek JTB Meninggal

Fadel mengungkapkan, STEM Mengajar dilaksakan di tiga SD di Kecamatan Cepu. Yaitu SDN 1 Cepu yang telah dilaksanakan pada Sabtu (8/11/2014) lalu, SDN 1 Ngelo pada Sabtu (22/1/2014) dan SDN 2 Ngelo pada Sabtu (6/12/2014) kemarin.

Sementara itu, kepala SDN 1 Cepu, Umi Kalsum, berharap anak didiknya bisa menyerap ilmu yang telah disampaikan oleh para mahasiswa. “Ini bisa dilaksanakan berkelanjutan,” sambung Umi.

Menurutnya, metode yang digunakan para mahasiswa delam mengajar tidak berbeda dengan penerapan kurikulum tahun 2013 (K13) yang saat ini sedang berjalan.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *