Diduga Serangan Jantung, Karyawan Proyek JTB Meninggal

AKP Harjo cek di puskesmas gayam

SuaraBanyuurip.com - Ririn wedia

Bojonegoro – Di duga akibat serangan jantung, seorang karyawan proyek Gas Processing facility (GPF) Jambaran-Tiung Biru (JTB) meninggal dunia, Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 12.15 WIB. Di ketahui karyawan tersebut bernama Lugitono (56), warga RT/RW 04/01, Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kapolsek Gayam, AKP Harjo, membenarkan, jika hari ini ada seorang karyawan proyek Gas JTB meninggal dunia sekitar pukul 12.15 WIB. Korban bernama Lugitono (56), warga RT/RW 04/01, Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Kebenaran informasi itu diperoleh setelah dilakukan pengecekan di Puskesmas Gayam bersama Kanit Intelkam.

“Dari hasil pemeriksaan Puskesmas Gayam yang dilakukan oleh dr. Muhammad Nasich Ulwan, korban meninggal mendadak akibat serangan Jantung,” kata AKP Harjo, kepada Suarabanyuurip.com.

Pria ramah ini menambahkan, setelah selesai dilakukan pemeriksaan medis di Puskesmas Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, korban langsung dibawa pulang dengan Mobil Ambulance menuju rumah duka untuk diserahkan keluarganya.

“Korban langsung dibawa pulang diserahkan keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya.

Baca Juga :   JOB PPEJ Hambat Penurunan Produksi

Sementara Suarabanyuurip.com masih berupaya mengkonfirmasi pihak kontraktor pelaksana Konsorsium PT Rekayasa Industri (Rekind) – Japan Gas Corporation (JGC) – Japan Gas Corporation Indonesia (JIND) – (RJJ) terkait kejadian tersebut.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *