SPBU di Blora Terjadi Lonjakan Pembeli

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Kabar kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya dilakukan pemerintah dalam waktu dekat ini mulai berimbas pada peningkatan pembelian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Di sejumlah SPBU terjadi anteran panjang kendaraan untuk membeli BBM bersubsidi.

Di SPBU Cepu, mislanya. Kendaraan antre hingga mengular. Diantara anteran kendaraan juga tampak warga yang membawa jerigen untuk mendapatkan BBM. Meski demikian, kontrol terhadap pembeli yang menggunakan jerigen tetap diperketat. Pihak SPBU tidak melayani pembeli dengan jerigen tanpa menunjukkan surat rekomendasi. Selain itu, pembelian juga dibatasi maksimal dua jerigen besar.

Sutrisno, Penangguang jawab SPBU Cepu menjelaskan, sudah menjadi kebiasaan jumlah konsumsi BBM akan terus meniangkat seiring dengan banyaknya masyarakat yang telah mengetahui rencana kenaikan BBM dalam waktu dekat.

Sutrisno mencontohkan, dari persedian Premium SPBU Cepu sebanyak 24 ribu liter habis hanya dalam waktu sehari. Bukan hanya premium, sebanyak 16 ribu liter solar, juga habis dalam waktu satu hari.  

Baca Juga :   Pemerintah Siapkan Skenario Pemulangan TKI

“Padahal kalau hari biasa stok yang disediakan dibawah jumlah itu,” kata dia kepada suarabanyuurip.com, Senin (10/11/2014).

Sutrisno menjelaskan, untuk pembelian solar menggunakan jerigen harus ada rekomendasi dari Dinas Pertanian. Sedangkan untuk pembelian premium dengan jerigen harus menunjukkan surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Blora.

“Kalau tidak bisa menunjukkan surat rekomendasi SPBU tidak melayani,” ujar dia.

Dodik, operator SPBU juga membenarkan meningkatknya konsumsi BBM bersubsidi yang biasa terjadi menjelang kenaikan harga oleh pemerintah.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *