Shelter Bantuan JOB P-PEJ Mangkrak

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Bantuan shelter atau halte dari Operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mangkrak. Penyebabnya, shelter itu dibangun di tempat yang tidak strategis.

Khususnya shleter yang berada di wilayah Kota Bojonegoro. Seperti shelter di Jalan Diponegoro, Kecamatan Bojonegoro, atau pusat kota yang tidak dilewati kendaraan umum atau berplakat kuning seperti bus maupun mobil penumpang umum (MPU).

Salah satu warga, Bayu Triono (29), berpendapat, keberadaan shelter tersebut tidak tepat sasaran dan terkesan cari keuntungan saja. Karena di shelter tersebut terdapat tulisan JOB P-PEJ dan Dinas Perhubungan.

“Bikin shelter kok tidak dilihat manfaatnya, mau dipakai apa kalau nganggur begiti,” tukasnya.

Guru di salah satu sekolah swasta ini menyayangkan pembangunan shleter yang tidak pada tempatnya. Padahal jika shelter itu dibangun di tempat semestinya akan lebih berguna, bahkan tiap malam dimanfaatkan pedagang kaki lima.

Baca Juga :   Sosok Eny Sudarwati Anggota DPRD Bojonegoro Meninggal Kecelakaan saat Umrah, M Yasin: Beliau Adil dan Merakyat

Sementara itu, data suarabanyuurip.com menyebutkan, ada lima titik di kawasan kota yang dibangun shelter diantaranya Jalan Veteran, Pemuda, Basuki Rahmat, Gajah Mada, Untung Suropati dan Jalan Hos Cokroaminoto. Tujuan pembangunan shelter itu adalah untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menununggu angkutan umum.

Baik Field Admin Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani dan Kepala Dinas Perhubungan Iskandar, masih berusaha dikonfirmasi mengenai pembangunan shelter di kawasan Kota Bojonegoro yang terkesan tak bermanfaat.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *