SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tuban, Jawa Timur memperkirakan produksi pertanian komoditas tanaman padi tahun 2014 ini akan menurun.
“Menurunnya produksi pertanian dipicu karena beberapa hal,†kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tuban, Herry Prasetyo, Kamis (13/10/2014).
Beberapa pemicunya, menurut Herry, adalah musim kemarau yang cukup panjang, dan juga adanya serangan hama sundep di sejumlah titik pertanian wilayah Tuban.
Saat ini serangan hama sundep menyerang sedikitnya 5 kecamatan di Bumi Ranggalawe. Yakni di wilayah Kecamatan Widang, Rengel, Plumpang, Bancar, dan Kecamatan Soko.
“Di lima kecamatan ini hama sundep menyerang 480 hektar tanaman padi,†kata Herry.
“Sementara itu banyak juga lahan tadah hujan yang tidak bisa produksi karena kemarau yang cukup panjang,†lanjut pria yang juga menjadi pengajar di salah satu perguruan tinggi di Tuban ini.
Data yang dihimpun Suarabanyuurip.com, pada tahun 2013 produksi padi di Tuban menghasilkan 488.839 ton dari 80.655 hektar. Hitungannya, apabila sekarang ada 480 hektar lahan yang terserang sundep, otomatis produktifitasnya akan menurun sekitar 40 sampai 60 persen.
“Dengan begitu tentu akan berpengaruh dengan produksi pertanian kita,†tandasnya. (edp)